Connect with us

Marhaban Ya Ramadhan, Berikut Ibadah Penunjang di Bulan Ramadhan

HIKMAH

Marhaban Ya Ramadhan, Berikut Ibadah Penunjang di Bulan Ramadhan

Jurnalkpi.com – Menginjak hari kedua di bulan yang penuh berkah ini, sudahkah kita memulai menanam benih kebaikan? Sudahkah kita berlomba-lomba mendapat pahala? Sudah berapa banyak juz Al-Quran yang kita baca di bulan yang penuh berkah ini?

Saya pernah mendengar ceramah salah seorang guru waktu duduk dibangku SMA, beliau berkata bahwa di Bulan Ramadhan ini jangan hanya memfokuskan diri pada puasa atau shaumnya saja, tapi fokuslah juga kepada ibadah-ibadah penunjang yang sangat dianjurkan.

Sebagian menganggap “ tidur adalah ibadah”. Tidur aja sudah bernilai ibadah lantas, bagaimana jika kita mengerjakan amalan amalan yg lebih baik? Ibadahnya makin plus plus dong tentunya.

Bulan ramadhan, yaa.. Bulan penuh berkah yang didalamnya akan bernilai ganda jika diisi dengan ibadah penunjang. Kalau tidak begitu sayang banget ya, lahan yang subur dan bagus itu jadi sia-sia belaka, mubajir deh!!!

Alangkah baiknya jika kita membuat target selama di bulan suci ini, supaya ibadah kita lebih terarah dan bersemangat. Apalagi suasana di Bulan Ramadhan itu sangat kondusif sekali untuk beribadah. Target yang saya maksudkan disini adalah target untuk kehidupan akhirat, seperti sholat, tilawah Qur’an, sedekah, silaturahim, dan semacamnya, jadi bukan hanya duniawi saja.

Beberapa ibadah yang harus ditargetkan dalam bulan Ramadhan selain puasa antara lain :

1. Mengkhatamkan Al-Quran Bulan Ramadhan disebut juga Syahrul Quran, merupakan bulan dimana diturunkannya Al-Quran pertama kali, jadi membaca, mendengar dan memahami Al-Qur’an adalah hal yang sangat dianjurkan dan berpahala. Sebaiknya kita membuat target untuk mengkhatamkan Al-Qur’an minimal sekali di bulan puasa ini. Bagaimana cara untuk mencapai target tersebut berbeda pada tiap-tiap orang. Yang jelas gunakan waktu terbaik untuk membaca Al-Qur’an, misalnya di pagi hari setelah sahur atau sholat subuh, jadi bukan waktu sisa.

Biasakanlah untuk membawa mushaf Al-Qur’an jika berpergian karena kita bisa menggunakan waktu-waktu luang yang ada seperti ketika berada di angkot atau jam istirahat kantor untuk membaca Al-Qur’an.

Bagi kaum wanita, karena setiap bulan selalu mendapat haid, maka sebaiknya membaca Al-Qur’an paling tidak sebanyak 1,5 – 2 juz per hari supaya bisa khatam dalam satu bulan. Allah Ta’ala berfirman :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185)

Sedangkan keutamaan membaca Al-Quran sangat banyak dijelaskan, salah satunya adalah Sabda Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa salam,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

Bagi yang tidak mengerti bahasa Arab, sebaiknya membaca terjemahannya juga, supaya kita bisa mengerti artinya. Meskipun belum memahami isinya, setidaknya kita tahu apa sih isi Al-Qur’an dari awal sampai akhir. Ohya, kalau bisa kita mengkhatamkan Al-Qur’an ini sebelum mudik lebaran, kebayang kalau sudah menjelang lebaran pasti banyak sekali ‘gangguan’ seperti membuat kue atau sibuk urusan pulang kampung. Bahkan kini sudah ada tips supaya khatam Al-Quran dalam satu bulan ini.

2. I’tikaf atau berdiam diri di mesjid di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan untuk beribadah seperti sholat, tilawah Qur’an. Ibadah ini juga sangat dianjurkan oleh Rasullullah dimana pada malam-malam tersebut Allah akan menurunkan malam Lailatul Qadr, yang lebih baik daripada seribu bulan.

Syeikh Ibnu Baz rahimahullah dalam ‘Majmu’ Fatawa, 15/437 berkata, “Tidak diragukan lagi bahwa I’tikaf di masjid merupakan salah satu kebaikan. Di bulan Ramadan itu lebih utama dibandingkan di selain Ramadan. Dan ia dianjurkan di bulan Ramadan dan lainnya.”

Dari penjelasan tersebut tentu sangat jelas bagaimana keuntungan i’tikaf disaat bulan suci ini. Selain itu I’tikaf ini juga sangat membantu sekali bagi kita untuk bisa mengkhatamkan Al-Qur’an. Memperbanyak dzikir dan memohon ampunan Allah SWT. Perbanyaklah memohon ampunan Allah SWT, karena setiap manusia tidak pernah luput dari kesalahan dan dosa baik sengaja maupun tidak, disadari maupun tidak, baik dosa kecil maupun besar. Mumpung bulan suci, bulan penuh maghfirah, pintu ampunan dibuka selebar-lebarnya untuk kita, manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya.

Selain itu, mari kita perbanyak dzikir atau mengingat Allah. Ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, mudah, gak pake susah, tapi berpahala.

3. Sholat Tarawih. Selain ibadah puasa, salah satu yang spesial di Bulan Ramadhan adalah shalat tarawih. Ritual yang dilakukan setelah shalat Isya ini memiliki keutamaan dan pahala yang besar.

.قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau” (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).

Secara garis besar itulah target-target yang sebaiknya kita capai di bulan suci ini. Bukankah niat baik saja sudah mendapatkan pahala dari Allah SWT. Yang jelas di bulan suci ini kita harus mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya, untuk persiapan kita berperang di 11 bulan berikutnya.

Ayo mari kita ramai-ramai berlomba dalam kebaikan, mumpung bulan Ramadhan, obral pahala dari Allah SWT, ‘Big Sale’ gede-gedean nih, jangan sampai disia-siakan, hadiahnya syurga dan ridha Allah SWT.

Penulis : Putri Adrelia Taufiqurrohmah

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in HIKMAH

Advertisement
To Top