Connect with us

KTT Wasatiyyat Islam, Indonesia Dorong Umat Islam Jadi Tauladan

NEWS

KTT Wasatiyyat Islam, Indonesia Dorong Umat Islam Jadi Tauladan

Konsultasi Tingkat Ringgi (KTT) ulama dan cendikiawan muslim tentang Islam resmi dibuka Presiden Joko Widodo, Selasa (2/5), acara yang digelar di Istana Bogor tersebut juga dihadiri Grand Syekh Al Azhar Ahmad bin Muhammad Al thayyeb, dan juga beberapa tokoh Islam dunia beserta ulama Indonesia.

Dalam sambutanya, Presiden Joko Widodoo menyampaikan apresiasi seluruh warga Indonesia dengan terselenggaranya acara tersebut, juga menyampaikan salam selamat datang untuk seluruh tamu undangan.

“Saya pribadi dan mewakili seluruh rakyat Indonesia sangat bahagia dan sukacita menyambut kehadiran bapak ibu sekalian,” ujar Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang mempunyai system demokrasi dengan penduduk muslim terbesar di dunia, dari 260 juta penduduk, 210 juta dianatranya beraga Islam. Tak hanya itu, Jokowi panggilan akrabnya juga menjelaskan bahwa Indonesia memiliki 714 etnis dan 1.100 lebih Bahasa lokal yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

“Warga Indonesia hidup dalam keberagaman agama,suku,budaya, dan ini merupakan anugrah bagi Indonesia, kami bersyukur dengan hal ini,” sambungnya.

Dilanjutkan Joko Widodo Indonesia mampu menjaga persaudaraan, toleransi, perdamaian dan menjaga persatuan Indonesia. Menurut mantan gubernur Jakarta, hal ini bisa berjalan karena memiliki dasar negara Pancasila dan semboyan negara Bhineka Tunggal Ika,

“Keberagaman merupakan anugrah dari Allah yang harus selalu dijaga, sebagai bentuk kekuatan bangsa agar semakin kuat, maka dari itu Indonesia selalu mengajarkan perdamaian dan mengutamakan musyawarah dengan toleransi, serta kepercayaan yang mampu membawa keadilan sosial dan perdamaian,” tutur Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga menyambut bik terselenggaranya KTT yang mempunyai visi memperkokoh persaudaraan antar umat Islam dan bangsa.

“Indonesia siap berbagi pengalaman dalam melakukan pengembangan musyawarah serta tolersansi, dalam menyelesaikan masalah untuk membangun kerukunan dianatara manusia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in NEWS

Advertisement
To Top